Sejarah Candi Sambisari

Sejarah Candi Sambisari, Lokasi, Harga Tiket, dan Tempat Wisata Sekitar Candi Sari

Posted on

Sejarah Candi Sambi Sari – Candi Sambisari sempat terkubur dalam tanah selama berabad – abad, Candi Sambisari ini ditemukan lagi oleh seorang petani. Lokasi Candi Sambisari ini sendiri letaknya berada lebih rendah dari permukaan tanah dan menjadi salah satu Candi yang sering dikunjungi wisatawan. Sebelum membahas lebih dalam lagi tentang Sejarah Candi Sambisari ini kami juga sebelumnya membahas tentang Sejarah Candi Borobudur yang bisa kalian baca disini.

Sejarah Candi Sambisari

Pada kawasan utara Yogyakarta berabad – abad yang lampau menjadi pusat peradaban Mataram Kuno. Ditempat Candi – Candi dibangun yang dijadikan sebagai tempat pemujaan maupun simbol Presstise yang berdiri dengan gagah, yang berdiri berderet – deret dikaki Merapi hinghga Pegunungan Batur Agung.

Hingga pada akhirnya tiba suatu masa dimana Gunung Merapi erupsi dahsyat dan banyak memuntahkan material Vulkanik ke segala penjuru, hingga memporak – porakandakan kehidupan masyarakat dan mengubur Candi – Candi tersebut. Dan salah satu Candi yang terkubur dalam adalah Candi Sambisari.

Saat Candi lain ditemukan, hanya Candi Sambisari yang masih belum ditemukan dan tidak ada yang tau tentang keberadaannya. Hingga pada suatu pagi hari ada seorang petani yang bernama Karyowinangun yang menemukan bagian dari Candi tersebut.

Pada waktu itu Karyowinangun sedang mencangkul disawahnya, namun pda ujung cangkulnya membentur suatu bongkahan yang penuh dengan pahatan dipermukaannya, setelah diteliti lebih lanjut oleh dinas kepurbakalaan, diketahui bahwa batu tersebut merupakan potongan sebuah Candi dan kemudian dilakukan Eskavasi.

Perlu waktu yang lama untuk merampungkan proses Eskavasi hingga rekontruksi bangunan. Candi ini ditemukan pada Tahun 1966, Candi ini baru selesai diperbaikin pada Tahun 1987. Sesuai dengan nama desa tempat penemuannya maka diberi nama Candi Sambisari.

Kompleks Candi Sambisari sendiri terdiri dari 1 buah Candi induk dan 3 buah Candi pendukungnya. Dan terdapat juga 8 buah Lingga patok yang tersebar di seluruh penjuru arah, sepintas Candi ini terlihat seperti sebuah Kastil yang berada ditengah taman. Karena disekeliling Candi dihiasi dengan rerumputan yang hijau tertata rapi.

Selain bangunan utama Candi dan area tamannya, dikasan Candi Sambisari juga terdapat sebuah Museum mini yang berisikan tentang sejarah penemuan hingga Eskavasi Candi tersebut.Didalam Museum terdapat bebatuan, arca, juga beberapa foto yang menggambarkan kondisi sebelum Candi ditemukan.

Sejarah pendiri Candi Sambisari belum dapat diketahui secara pasti karena tidak adanya bukti yang konkret, namun bisa dilihat dari bangunannya, Candi ini diperkirakan dibangun sekitar tahun 812 – 838 Masehi, bersamaan dengan dibangunnya Candi Prambanan, Candi Plaosan, dan Candi Sojiwan

Lokasi Candi Sambisari

Lokasi Candi Sambisari berjarak sekitar 2,9 km dari Candi Sari, yang dimana Candi Sambisari berada di Dusun Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman, Yogyakarta.

Untuk sampai ke Candi Sambisari ini kamu bisa mengikuti Jalan Raya Jogja – Solo. Setelah sampai dipertigaan Bandara Adi Sutjipto kamu masih harus lurus terus. Begitu sampai dipertigaan dengan penanda Gedung Diklat Keuangan Yogyakarta, silahkan belok ke kiri ke arah utara, tak sampai 10 menit kamu akan sampai dilokasi Candi Sambisari yang berada disekitaran perkampungan warga.

Lokasinya pun sedikit unik, yaitu terletak kira – kira sekitar 6,5 meter lebih rendah dari permukaan tanah, maka karena itu jika mau masuk ke dalam kompleks Candi kamu haru berjalan kaki menuruni anak tangga yang begitu sedikit curam sehingga kamu harus berhati – hati.

Harga Tiket dan Jam Buka Candi Sambisari

Untuk harga tiket wisatawan lokal Rp 5.000 per orang dan untuk wisatawan mancanegara Rp 10.000 per orang. Untuk jam buka Candi Sambisari buka jam 08:00 – 16:00 WIB.

Tempat Wisata Sekitar Candi Sambisari

Candi Sambisari juga menyediakan tempat wisata yang dapat dikunjungi wisatawan seperti Warung Saoto Bathok Mbah Karto, Jogja Bay Waterpark, Candi Sari, dan Candi Kalasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *